KOTA YOGYAKARTA – Karang Taruna Kota Yogyakarta didorong mengambil peran lebih besar dalam penanganan berbagai persoalan perkotaan, mulai dari kebersihan dan pengelolaan sampah hingga peningkatan kualitas serta kemandirian generasi muda.
Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori saat mengukuhkan 53 pengurus Karang Taruna Kota Yogyakarta periode 2026–2031 di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Minggu (6/9/2026).
Budi mengapresiasi semangat kepengurusan baru yang dipimpin Yuliantono. Ia berharap rapat kerja seusai pengukuhan dapat menghasilkan program yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan Kota Yogyakarta.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki ruang kontribusi yang luas dalam berbagai kebijakan pemerintah terkait kepemudaan. Salah satunya melalui pengembangan kewirausahaan untuk menciptakan generasi muda yang mandiri.
Di sisi lain, pemuda diingatkan untuk tetap bersikap kritis dan menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah secara konstruktif.
“Pemuda harus tetap kritis sebagai kontrol terhadap kebijakan pemerintah,” kata Budi.
Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta Yuliantono menyatakan, kepengurusan periode 2026–2031 akan berupaya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, perangkat daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat akan terus diperkuat.
Pengurus juga akan membangun kelembagaan yang lebih solid di 14 kemantren dan 45 kelurahan. Penguatan tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi pemuda sekaligus memastikan kegiatan menjangkau seluruh wilayah Kota Yogyakarta.
Dalam rapat kerja, Karang Taruna membahas program yang terbagi dalam enam bidang. Bidang tersebut meliputi organisasi, kaderisasi dan keanggotaan; kesehatan dan sosial; kerelawanan dan lingkungan hidup; media; pemuda, olahraga, UMKM dan pariwisata; serta seni budaya dan keistimewaan.
Yuliantono berharap pemerintah memberikan dukungan anggaran bagi Karang Taruna di tingkat kemantren dan kelurahan agar berbagai kegiatan dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan.
