SURAKARTA – Upaya Pemerintah Kota Surakarta meningkatkan daya saing daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Surakarta ditetapkan sebagai salah satu penerima Top 10 Kabupaten/Kota Apresiasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2026.
Penghargaan berupa sertifikat dan piala diterima Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu (19/8/2026).
Tak hanya pemerintah kota, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, turut membawa pulang penghargaan dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Kelurahan Banjarsari sebelumnya meraih Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Kota Surakarta dengan nilai 16.182 poin. Prestasi tersebut membuat Banjarsari menjadi wakil Surakarta di tingkat Jawa Tengah.
Pada tahapan provinsi, Banjarsari berhasil menembus tiga besar bersama Kelurahan Gombong, Kabupaten Kebumen, dan Kelurahan Gisikdrono, Kota Semarang.
Keunggulan Banjarsari ditopang sejumlah program dan inovasi pelayanan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah kolam retensi, Posyandu Plus dengan enam Standar Pelayanan Minimal, Aku Hatinya PKK, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Kampung Jawani yang telah meraih predikat Proklim Utama tingkat nasional.
Astrid menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan.
“Selamat untuk Kota Surakarta dan Kelurahan Banjarsari. Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga bukti bahwa kerja bersama, inovasi, dan partisipasi masyarakat mampu menghasilkan capaian yang diakui,” ujarnya.
Dalam upacara yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa capaian pembangunan Jawa Tengah merupakan hasil kontribusi berbagai elemen masyarakat.
Astrid berharap semangat “Gumregut Nyawiji” dalam Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah terus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Surakarta, terutama untuk memperkuat pelayanan publik, inovasi, dan partisipasi masyarakat.
