YOGYAKARTA – Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengajak pelajar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk mengambil peran sebagai penggerak perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Wawan dalam peringatan Milad IPM yang sekaligus menjadi rangkaian penutupan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026 di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Minggu (2/8).
Menurut Wawan, keberadaan organisasi pelajar tidak hanya menjadi wadah aktivitas siswa, tetapi juga harus mampu melahirkan gagasan dan gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mendorong IPM agar aktif membuat berbagai program kreatif yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan, pelestarian budaya, penguatan karakter pelajar, hingga gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“IPM jangan hanya menjadi organisasi pelajar, tetapi juga menjadi penggerak. Anak-anak muda harus memiliki ruang untuk berkarya dan menciptakan kegiatan yang berdampak positif,” ujar Wawan.
Wawan mengatakan Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat pendidikan berbasis budaya sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter dan jati diri.
Salah satu program yang dijalankan adalah Sabtu Sinau, sebuah kegiatan pembelajaran budaya lokal yang mencakup bahasa Jawa, aksara Jawa, karawitan, hingga tembang Jawa.
Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal perlu terus ditanamkan kepada pelajar agar perkembangan teknologi dan modernisasi tetap berjalan seiring dengan penguatan budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawan juga mengingatkan pelajar untuk menghindari berbagai pengaruh negatif, terutama penyalahgunaan narkoba. Ia berharap IPM dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi pelajar serta menghadirkan ruang kegiatan yang lebih produktif.
Pemkot Yogyakarta membuka kesempatan kolaborasi dengan organisasi pelajar untuk mengembangkan berbagai program di bidang kepemudaan, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Pimpinan Daerah IPM Kota Yogyakarta, Maulana Ramlan Hakim, menyampaikan bahwa IPM terus berupaya menjadi organisasi yang memberi dampak bagi pelajar melalui program kaderisasi dan pengembangan kepemimpinan.
Ia berharap Forum Pelajar Kota Yogyakarta dapat menjadi ruang bersama bagi organisasi kepemudaan untuk menyampaikan aspirasi dan menyusun gagasan pembangunan.
Sementara itu, Fortasi 2026 dengan tema “Gembira Berkarya” menjadi ajang pengenalan siswa baru sekaligus pembentukan karakter melalui berbagai kegiatan edukatif, perlombaan, dan aktivitas yang menumbuhkan semangat kebersamaan.
